Langsung ke konten utama

MERAIH AMPUNAN-'NYA'

Suatu hari saat rosululloh memberikan tausiyah di depan umatnya, tiba-tiba beliau mengatakan amin, amin, amin. Setelah selesai memberi tausiyah, salah seorang sahabat bertanya, “Wahai rosul kenapa tadi mengatakan amin sampai tiga kali?”. Rosul menjawab, tadi itu Jibril datang dan menyampaikan amanat. Salah satu amanat itu ialah Jibril berdo’a, “Celakalah orang yang bertemu dengan Romadhan, dan dia tidak mendapatkan ampunan”. Lantas rosul mengamininya.

Siapakah Orang Yang Mendapat Ampunan Itu?

Orang yang mendapat ampunan tentunya mereka yang meminta ampun. Dan orang yang meminta ampun ialah orang yang menyadari bahwa dirinya merasa bersalah. Umpama orang yang pergi ke dokter, ia pergi karena menyadari dirinya sakit. Jadi orang yang minta ampun itu ialah orang-orang yang sadar bahwa dia melakukan kesalahan.

Untuk itu marilah kita merenung sejenak melakukan introspeksi (muhasabah) untuk mengidentifikasi kesalahan-kesalahan apa yang sudah dilakukan dan harus diperbaiki. Kita evaluasi bagaimana hubungan kita dengan Alloh. Apakah sholat yang dilakukan sudah benar atau belum, apakah masih dikalahkan oleh meeting, jual beli atau bisnis?, Apakah zakat kita sudah ditunaikan?. Bagaimana pula hubungan kita dengan manusia (orang tua, tetangga), apakah makanan yang kita makan halal? dan lain sebagainya. Kalau kita sudah mampu mendefinisikan kesalahan-kesalahan, lalu apa yang harus kita lakukan?

Menyadari bahwa kita memiliki kesalahan, ternyata belum mampu menyelesaikan masalah. Tahapan ini baru bisa menghentikan namun belum bisa menyeimbangkan atau menghapuskan. Usaha lain yang perlu dilakukan untuk menghilangkan dosa itu ialah amal shaleh. Amal sholehlah yang akan menghapuskan kesalahan karena sesuai dengan sabda nabi, “Perbuatan baik akan menghapuskan perbuatan buruk”.


Untuk itu, diperlukan keberanian diri untuk mengoreksi total perjalanan hidup yang telah kita lalui agar menjadi lebik baik di kemudian hari. Jadikan romadhan sebagai momentum untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik untuk menebus kesalahan masa lalu. Sehingga di akhir romadhan, kita akan terlahir kembali (reborn) dengan pola pikir, sikap mental, pola hidup, semangat dan keimanan yang baru dan lebih baik dari sebelumnya. 

Dari Berbagai Sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ICE BREAKING GAME (CERITA BERSAMBUNG)

Selamat Siang sahabat. Nampaknya puasa sudah dapat separuh ya. Post kali ini saya akan tulis kembali sebuah permainan untuk ice breaking. Nama permainanya adalah Cerita Bersambung. Pasti sudah langsung tahu kan, dari nama permainanya. Ya, permainan ini dilakukan dengan memberikan instruksi kepada peserta untuk dapat melanjutkan cerita yang dibuat oleh fasilitator dan peserta sebelumnya. Untuk apa permainan ini?. Tentunya adalah untuk meningkatkan kreativitas dan komunikasi seseorang. Selain itu juga melatih konsentrasi dan pemikiran peserta. Baiklah, kita akan bahas permainan ini pelan-pelan, agar sahabat semua dapat mempraktekanya jika sahabat sedang berada di forum pertemuan-pertemuan. Ice Breaking Game (Cerita Bersambung) Peralatan Permainan ini tidak menggunakan alat bantu apapun. Fasilitator adalah satu-satunya pemegang kendali dalam permainan ini. Cara Bermain Permainan ini dilakukan dengan prosedur sebagai berikut: Peserta membuat lingkaran mengelilingi f...

ICE BREAKING GAME (BERCERMIN)

Selamat malam sahabat. Pada psoting kali ini ini saya akan share tentang pengalaman saya mengikuti sebuah training. Disela-sela training yang yang saya ikuti ada ice breaking game yang diberi nama permainan "Bercermin". Bagaimana permainan ini dilakukan, baiklah saya akan coba share ke sahabat arkenza semua. agar jika sahabat berkesempatan untuk mengisi sebuah training dapat mengaplikasikanya. Deskripsi permainan Permainan ini dilakukan berpasang-pasangan dan layaknya orang yang sedang bercermin. Peserta 1 menjadi cermin dan pasanganya menjadi seseorang yang bercermin. Setiap peserta harus mengikuti gerakan seperti yang di instruksikan oleh fasilitator. Tujuan dari permainan ini adalah untuk meningkatkan daya kreativitas dan imajinasi peserta. Peralatan Permainan ini tidak memerlukan alat bantu maupun alat pengaman. Langkah permainan Prosedur untuk melakukan permainan ini adalah sebagai berikut: Fasilitator meminta kepada semua peserta untuk berdiri, me...

ICE BREAKING GAME (INJAK BALON)

Selamat siang sahabat, sudah hampir sore ternyata ya. Kali ini saya akan share tentang permainan ice breaking yang pernah saya lakukan bersama rekan-rekan remaja masjid di daerah saya. Nama permainanya adalah  Injak Balon.  Permainan ini kami lakukan saat setelah makan siang usai. Kegiatan yang padat dari mulai pagi hari pada saat itu membuat kami sebagai panitia harus membuat suasana tersebut kembali bergairah. Akhirnya sesuai dengan rencana awal, setelah makan siang yang biasanya peserta akan merasa mengantuk, kami isi dengan permainan yang atraktif dan sedikit menggunakan gerak fisik. Mau tahu seperti apa permainanya, sahabat dapat melihat ilustrasinya pada video berikut ini: Dengan melihat video tadi, kemungkinan besar sahabat telah mengetahui bagaimana permainan ini dilakukan. Namun tidak ada salahnya jika saya tulis disini ya :). Peralatan Dalam permainan kali ini kita membutuhkan Balon  Tali dengan panjang 60cm Cara bermain Ber...