Langsung ke konten utama

UKHTI, KAMU CANTIK SEKALI

Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi hanya di mata manusia. Sedangkan yang Maha Kuasa tak pernah memandang rupa atau pun bentuk tubuh kita. Namun Ia melihat pada hati dan amal-amal yang dilakukan hamba-Nya.

Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi cantik fisik tak akan pernah abadi. Saat ini para pesolek bisa berbangga dengan kemolekan wajah ataupun bentuk tubuhnya. Namun beberapa saat nanti, saat wajah telah keriput, rambut pun kusut dan berubah warna putih semua, tubuh tak lagi tegak, membungkuk termakan usia, tak akan ada lagi yang bisa dibanggakan. Lebih-lebih jika telah memasuki liang lahat, tentu tak akan ada manusia yang mau mendekat.
Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi kecantikan hanyalah pemberian dan untuk apa dibangga-banggakan? Sepantasnya kecantikan disyukuri dengan cara yang benar. Mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara memamerkan, memajang gambar atau mengikuti bermacam ajang lomba guna membandingkan rupa, sedangkan hakekatnya wajah itu bukan miliknya.
Tidakkah engkau jengah bila banyak mata lelaki ajnabi yang memandangi berhari-hari? Tidakkah engkau malu ketika wajahmu dinikmati tanpa permisi karena engkau sendiri yang memajang tanpa sungkan. Ataukah rasa malu itu telah punah musnah? Betapa sayangnya jika demikian sedangkan ia sebagian dari keimanan.

Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi apa manfaat pujian dan kekaguman seseorang? Adakah ia akan menambah pahala dari-Nya? Adakah derajatmu akan meninggi di sisi Ilahi setelah dipuji? Tak ada yang menjamin wahai ukhti. Mungkin malah sebaliknya, wajah cantik itu menjadikanmu tak punya harga di hadapan-Nya, karena kamu tak mampu memelihara sesuai dengan ketentuan-Nya.

Ukhti, kamu cantik sekali
Kecantikan itu harta berharga bukan barang murah yang bisa dinikmati dengan mudah. Dimana nilainya jika setiap mata begitu leluasa memandang cantiknya rupa. Dimana harganya jika kecantikan telah diumbar, dipajang dengan ringan tanpa sungkan. Dimana kehormatan sebagai hamba tuhan jika setiap orang, baik ia seorang kafir, musyrik atau munafik begitu mudah menikmati wajah para muslimah?

Ukhti, kamu cantik sekali
Alangkah indah jika kecantikan fisik itu dipadu dengan kecantikan hatimu. Apalah arti cantik rupawan bila tak memiliki keimanan. Apalah guna tubuh molek memikat bila tak ada rasa malu yang lekat. Cantikkan dirimu dengan cahaya-Nya. Cahaya yang bersinar dari hati benderang penuh keimanan. Hati yang taat senantiasa patuh pada syariat. Hati yang taqwa, yang selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Hati yang sederhana, yang tak berlebihan dalam segala urusan dunia.

Ukhti, kamu cantik sekali
Maka tampillah cantik di hadapan penciptamu karena itu lebih berarti dari pada menampilkan kecantikan pada manusia yang bukan mahrommu
Tampillah cantik di hadapan suamimu, karena itu adalah bagian dari jihadmu. Mengabdi pada manusia yang kamu kasihi demi keridhoan Ilahi.

Tampillah cantik, cantik iman, cantik batin, cantik hati, karena itu lebih abadi.

Dari Berbagai Sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ICE BREAKING GAME (CERITA BERSAMBUNG)

Selamat Siang sahabat. Nampaknya puasa sudah dapat separuh ya. Post kali ini saya akan tulis kembali sebuah permainan untuk ice breaking. Nama permainanya adalah Cerita Bersambung. Pasti sudah langsung tahu kan, dari nama permainanya. Ya, permainan ini dilakukan dengan memberikan instruksi kepada peserta untuk dapat melanjutkan cerita yang dibuat oleh fasilitator dan peserta sebelumnya. Untuk apa permainan ini?. Tentunya adalah untuk meningkatkan kreativitas dan komunikasi seseorang. Selain itu juga melatih konsentrasi dan pemikiran peserta. Baiklah, kita akan bahas permainan ini pelan-pelan, agar sahabat semua dapat mempraktekanya jika sahabat sedang berada di forum pertemuan-pertemuan. Ice Breaking Game (Cerita Bersambung) Peralatan Permainan ini tidak menggunakan alat bantu apapun. Fasilitator adalah satu-satunya pemegang kendali dalam permainan ini. Cara Bermain Permainan ini dilakukan dengan prosedur sebagai berikut: Peserta membuat lingkaran mengelilingi f...

ICE BREAKING GAME (INJAK BALON)

Selamat siang sahabat, sudah hampir sore ternyata ya. Kali ini saya akan share tentang permainan ice breaking yang pernah saya lakukan bersama rekan-rekan remaja masjid di daerah saya. Nama permainanya adalah  Injak Balon.  Permainan ini kami lakukan saat setelah makan siang usai. Kegiatan yang padat dari mulai pagi hari pada saat itu membuat kami sebagai panitia harus membuat suasana tersebut kembali bergairah. Akhirnya sesuai dengan rencana awal, setelah makan siang yang biasanya peserta akan merasa mengantuk, kami isi dengan permainan yang atraktif dan sedikit menggunakan gerak fisik. Mau tahu seperti apa permainanya, sahabat dapat melihat ilustrasinya pada video berikut ini: Dengan melihat video tadi, kemungkinan besar sahabat telah mengetahui bagaimana permainan ini dilakukan. Namun tidak ada salahnya jika saya tulis disini ya :). Peralatan Dalam permainan kali ini kita membutuhkan Balon  Tali dengan panjang 60cm Cara bermain Ber...

ICE BREAKING GAME (PERKENALAN)

Selamat siang sahabat. Kesempatan kali ini saya akan share lagi tentang permainan yang biasa digunakan untuk ice breaking. Nama permainanya adalah Perkenalan. Permainan ini ditujukan ketika sebuah pertemuan atau sebuah pelatihan baru dimulai, maka akan lebih baik jika semua anggota pelatihan dapat saling mengenal antara satu dengan yang lain. Penasaran bagaimana caranya?. Oke langsung deh ke TKP. Permainan ini mengutamakan daya ingat masing-masing peserta. Para peserta harus memperkenalkan dirinya dan sesuatu yang menarik tentang dirinya. Fasilitator dapat memberikan batasan mengenai hal yang menarik tersebut. misalnya Perkenalan dilakukan dengan memperkenalkan diri dan menyebutkan satu dari binatang kesukaanya. Game Perkenalan Fasilitator akan menunjuk satu persatu peserta untuk memperkenalkan diri, kemudian menunjuk yang lain untuk mengulangi apa yang dikatakan rekan sebelumnya. Tujuan dari permainan ini adalah untuk keakraban antar peserta pelatihan / seminar. Disamping j...