Langsung ke konten utama

CERITA POHON APEL

Alkisah ada 2 mahluk yang saling menyayangi, selalu bersama dalam suka dan duka yaitu anak kecil dan pohon apel.
Suatu saat anak kecil tersebut datang pada pohon apel dengan wajah murung.
PA : Kenapa wajahmu murung sekali?
AK : aku ingin membeli mainan, tapi aku tidak punya uang
PA : Jangan bersedih, ambillah semua buah ku dan jual lah, pakai uangnya untuk membeli mainan
Dengan senang hati Si anak segera memetik buah apel dan menjualnya untuk membeli mainan.
Setelah kejadian itu Si anak menjadi jarang datang mengunjungi pohon apel. Dan sampai suatu saat, ketika Si anak ingin membuat rumah, ia teringat pohon apel. Dia datang kepada pohon apel dengan wajah murung lagi.

PA : Kenapa kau tampak murung wahai sahabatku?
AK : Aku ingin membuat rumah, tapi aku tidak punya apa 2.
PA : Ambillah batang dan dahan ku untuk membuat rumahmu dan tersenyum lah.

Dengan senyum lebar Si anak yang telah beranjak dewasa itu menebang batang dan dahan pohon apel dan segera pergi membuat rumahnya.

Dan sama seperti dulu, anak tersebut semakin jarang mengunjungi pohon apel yang banyak menolongnya.

Setelah menjadi tua si anak tadi kembali datang ke pohon apel. Dan langsung di sambut oleh pohon apel.
PA : Diriku sudah tidak punya apa 2 lagi, tinggal akar saja yang aku miliki.
AK : Wahai pohon apel, aku sudah tidak butuh apa2, aku merasa bersalah karena kesibukan ku aku melupakan mengunjungi mu yang telah banyak membantuku.
Sekarang aku hanya butuh tempat istirahat yang tenang dan bisa selalu bersamamu.
PA : Mendekatlah, akar ku ini akan dapat menenangkan mu di sisa hidupmu..

Seberapa sering kah kita menyambangi orang tua kita?.. Hanya saat kita butuh kah?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KYAI DAN PELACUR

KH. Ali Yahya Lasem terkenal tampan, berbadan tegap dan atletis. Bila sarung, sorban, dan kopiahnya dibuka beliau mirip bule Eropa, Amerika atau Australia. Tak heran kalau banyak wanita terpesona. Suatu hari beliau ada undangan mengisi pengajian di Jepara, saat di perjalanan mobil yang beliau tumpangi berhenti di sebuah lampu merah. Saat itu beliau duduk di samping sopir dengan melepas sorban dan kopiah yang dipakainya. Tiba-tiba seorang wanita muda, menor, dan seksi menghampirinya. Wanita penghibur itu mengira bila lelaki gagah dalam mobil adalah turis banyak duit yang sedang mencari kesenangan di Indonesia. “Malam, Om.” “Malam.” “Ikut dong, Om. Boleh, ya?” “Oh, boleh, boleh. Silakan masuk.” Wanita muda itu bergegas masuk mobil. Pintu ditutup dan mobil mulai jalan. “Mau ke mana, Om? Butuh aku, gak? Aku temenin sampai pagi ya, Om?” Sambil pakai lagi kopiah dan sorban Kiyai Ali santai menjawab, “Oo, ini lho mau ngaji di Jepara. Ndak apa-apa, silakan ...

ICE BREAKING GAME (INJAK BALON)

Selamat siang sahabat, sudah hampir sore ternyata ya. Kali ini saya akan share tentang permainan ice breaking yang pernah saya lakukan bersama rekan-rekan remaja masjid di daerah saya. Nama permainanya adalah  Injak Balon.  Permainan ini kami lakukan saat setelah makan siang usai. Kegiatan yang padat dari mulai pagi hari pada saat itu membuat kami sebagai panitia harus membuat suasana tersebut kembali bergairah. Akhirnya sesuai dengan rencana awal, setelah makan siang yang biasanya peserta akan merasa mengantuk, kami isi dengan permainan yang atraktif dan sedikit menggunakan gerak fisik. Mau tahu seperti apa permainanya, sahabat dapat melihat ilustrasinya pada video berikut ini: Dengan melihat video tadi, kemungkinan besar sahabat telah mengetahui bagaimana permainan ini dilakukan. Namun tidak ada salahnya jika saya tulis disini ya :). Peralatan Dalam permainan kali ini kita membutuhkan Balon  Tali dengan panjang 60cm Cara bermain Ber...

HUJAN METEOR PERSEID 2014

Google doodle hari inni nampak lain ya sahabat. Setiap ada event tertentu atau sebuah peringatan yang terjadi pada hari yang bersangkutan, maka tampilan google doodle akan dimodifikasi sesuai dengan event atau peringatan tersebut. Seperti halnya dengan tampilan google doodle hari ini, kita dapat melihat sebuah tampilan hujan meteor perseid. Google Doodle 11 Agustus 2014 Hujan Meteor Perseids adalah hujan meteor produktif terkait dengan komet Swift-Tuttle. Disebut Perseids karena titik kemunculan mereka terletak di konstelasi Perseus. Perseids berasal dari kata Perseides, sebuah istilah yang ditemukan dalam mitologi Yunani mengacu pada anak-anak Perseus.  Informasi awal tentang hujan meteor ini ditemukan dalam sejarah Cina. Namun, penghargaan penemuannya diberikan kepada Adolphe Quetelet, yang melaporkan pada Tahun 1835 bahwa ada Hujan Meteor yang berasal dari konstelasi Perseus.  Hujan Meteor ini terlihat dari pertengahan Juli setiap tahun, dengan puncak aktiv...