Langsung ke konten utama

MODAL DAN MODALITAS

Semua urusan di dunia, bahkan sampai akhirat selalu butuh modal. Dan biasanya, kalau sudah berbicara modal, selalu disangkut pautkan dengan yang namanya uang. Tidak dapat disalahkan, karena memang demikian adanya. Karena uang sudah menjadi bagian integral dalam kehidupan.
Di sini Anda ingin memiliki sebuah usaha yang dapat memberikan kebebasan. Kebebasan yang berarti waktu, finansial serta kebahagiaan. Maka ada baiknya Anda menafsirkan yang namanya modal dari sisi lain.
Modal secara kreatif bisa dikembangkan dengan pemaknaan modalitas. Yaitu modal yang tidak berbentuk uang.
Seperti yang dikatakan oleh Samuel Walton, bahwa "Modal tidak sulit ditemukan, yang sulit adalah menemukan visi".
Visi boleh jadi adalah modalitas paling berharga. Karena dari visi tersebut, otak dan jiwa akan disuntik dengan kemauan yang kuat.
Ambisi dapat menjadikan Anda kokoh dan merdeka dari bayang-bayang dominasi atau inferioritas atas kekurangan/kelemahan diri Anggun. Banyak rintangan yang bisa diatasi secara mudah dengan mengedepankan pribadi yang ambisius.
Berbagai cara bisa anda lakukan. Karena dengan cara itulah tujuan Anda dapat tercapai. Tentu saja hal ini sangat penting mengingat mata rantai untuk berkembang memang begitu rumit; serumit jalannya evolusi yang Anda alami.
Sumber: blue ray

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KYAI DAN PELACUR

KH. Ali Yahya Lasem terkenal tampan, berbadan tegap dan atletis. Bila sarung, sorban, dan kopiahnya dibuka beliau mirip bule Eropa, Amerika atau Australia. Tak heran kalau banyak wanita terpesona. Suatu hari beliau ada undangan mengisi pengajian di Jepara, saat di perjalanan mobil yang beliau tumpangi berhenti di sebuah lampu merah. Saat itu beliau duduk di samping sopir dengan melepas sorban dan kopiah yang dipakainya. Tiba-tiba seorang wanita muda, menor, dan seksi menghampirinya. Wanita penghibur itu mengira bila lelaki gagah dalam mobil adalah turis banyak duit yang sedang mencari kesenangan di Indonesia. “Malam, Om.” “Malam.” “Ikut dong, Om. Boleh, ya?” “Oh, boleh, boleh. Silakan masuk.” Wanita muda itu bergegas masuk mobil. Pintu ditutup dan mobil mulai jalan. “Mau ke mana, Om? Butuh aku, gak? Aku temenin sampai pagi ya, Om?” Sambil pakai lagi kopiah dan sorban Kiyai Ali santai menjawab, “Oo, ini lho mau ngaji di Jepara. Ndak apa-apa, silakan ...

ICE BREAKING GAME (INJAK BALON)

Selamat siang sahabat, sudah hampir sore ternyata ya. Kali ini saya akan share tentang permainan ice breaking yang pernah saya lakukan bersama rekan-rekan remaja masjid di daerah saya. Nama permainanya adalah  Injak Balon.  Permainan ini kami lakukan saat setelah makan siang usai. Kegiatan yang padat dari mulai pagi hari pada saat itu membuat kami sebagai panitia harus membuat suasana tersebut kembali bergairah. Akhirnya sesuai dengan rencana awal, setelah makan siang yang biasanya peserta akan merasa mengantuk, kami isi dengan permainan yang atraktif dan sedikit menggunakan gerak fisik. Mau tahu seperti apa permainanya, sahabat dapat melihat ilustrasinya pada video berikut ini: Dengan melihat video tadi, kemungkinan besar sahabat telah mengetahui bagaimana permainan ini dilakukan. Namun tidak ada salahnya jika saya tulis disini ya :). Peralatan Dalam permainan kali ini kita membutuhkan Balon  Tali dengan panjang 60cm Cara bermain Ber...

HUJAN METEOR PERSEID 2014

Google doodle hari inni nampak lain ya sahabat. Setiap ada event tertentu atau sebuah peringatan yang terjadi pada hari yang bersangkutan, maka tampilan google doodle akan dimodifikasi sesuai dengan event atau peringatan tersebut. Seperti halnya dengan tampilan google doodle hari ini, kita dapat melihat sebuah tampilan hujan meteor perseid. Google Doodle 11 Agustus 2014 Hujan Meteor Perseids adalah hujan meteor produktif terkait dengan komet Swift-Tuttle. Disebut Perseids karena titik kemunculan mereka terletak di konstelasi Perseus. Perseids berasal dari kata Perseides, sebuah istilah yang ditemukan dalam mitologi Yunani mengacu pada anak-anak Perseus.  Informasi awal tentang hujan meteor ini ditemukan dalam sejarah Cina. Namun, penghargaan penemuannya diberikan kepada Adolphe Quetelet, yang melaporkan pada Tahun 1835 bahwa ada Hujan Meteor yang berasal dari konstelasi Perseus.  Hujan Meteor ini terlihat dari pertengahan Juli setiap tahun, dengan puncak aktiv...