Memahami qodho dan qodar Alloh, berarti bahwa kita sebagai manusia adalah insan yang diciptakan oleh sang pencipta. Kita harus sadar bahwa kita adalah makhluk yang dalam pengertiannya adalah "yang diciptakan". Dan pengertian tersebut jika saya boleh memberi makna adalah ada ranah tertentu yang menjadi milik kita, namun ada juga ranah lain yang menjadi sang pencipta (sang Kholik, Alloh SWT).
Dalam postingan sebelumnya, The Power of Do'a saya telah memberikan gambaran ke sahabat arkenza tentang dahsyatnya kekuatan do'a. Namun demikian, kita tetap harus menyadari ranah kita dalam urusan ini adalah meminta melalui do'a dan melakukan usaha semaksimal mungkin. dan ranah seorang kholik adalah menjawab do'a kita dengan jawaban "Ya" atau "Tidak" kemudian menentukan bagaimana caranya kita dalam menempuh keberhasilan menuju apa yang kita doakan tersebut.
Dalam ringkasan sebuah kajian, saya mencatat beberapa hal tentang qodho dan qodar Alloh ini. Dalam postingan ini hanya akan saya bahas tentang qodar. Ada 4 qodar Alloh yang pasti akan ditemui oleh manusia selama hidup, yang disebut dengan maqodirulloh. Mari kita bahas satu per satu:
Qodar Salah
Setiap manusia pasti mengalami qodar salah. Adakah manusia yang tidak pernah berbuat salah?. Tentu tidak ada kan?, bahkan Rosul pun pernah berbuat salah. Kemudian apa kewajiban kita jika mengalami qodar salah tersebut?. Jawabanya adalah dengan bertaubat. Bertaubatlah dengan taubatan Nashuha. Untuk lebih jelasnya akan saya buatkan postingan tersendiri untu bagaimana tata cara bertaubat dengan taubatan nasuha ini, Insya Alloh.
Qodar Musibah
Selain qodar salah, manusia juga akan mengalami qodar musibah. Pernahkah anda mengalami sebuah musibah. Musibah adalah sesuatu yang tidak menyenangkan dan menimpa kepada manusia. Apakah sahabat selalu mengalami kesenangan?. Tentu saya yakin akan ada saat dimana sahabat merasa sangat tidak senang terhadap sesuatu yang menimpa sahabat. Itulah namanya musibah. Ada juga yang mengartikan musibah ini sebagai teguran atau peringatan. Dan Kewajiban kita sebagai manusia ketika musibah itu datang adalah Istirja'. Mengembalikan semuanya kepada Alloh dan yakin Alloh akan memberikan sesuatu yang lebih baik dengan adanya musibah tersebut.
Qodar Nikmat
Qodar ini tentunya yang paling disenangi oleh manusia. Setiap manusia pasti senang jika mendapatkan nikmat. Dan tidak seorangpun di dunia ini yang lepas dari qodar ini. Nah, Kewajiban kita adalah jika mendapatkan qodar ini adalah bersyukur. Bersyukur dengan ucapan dan tindakan tentunya.
Qodar Cobaan
Hampir sama dengan qodar musibah, namun cobaan ini bisa berupa sesuatu yang menyenangkan dan bisa juga berupa sesuatu yang tidak menyenangkan. Dalam hal ini, ada juga yang menganalogikan cobaan ini dengan ujian atau ibtila'.
Kewajiban kita saat mendapatkan cobaan dari Alloh adalah dengan selalu sabar dalam menjalani cobaan tersebut. Dan selalu khusnudhonbillah bahwa dengan adanya cobaan yang menimpa, berarti Alloh menyayangi kita.
Ulasan yang singkat tersebut semoga memberi wawasan baru kepada kita, salam.
Komentar
Posting Komentar