Momentum bulan agustus banyak memberikan kenangan tentang betapa luhurnya budaya di negara kita ini. Banyak hal yang dapat kita warisi dari budaya yang telah terbentuk di negara kita ini. Bahkan negara ini masih termasuk negara yang santun dalam kehidupan sosialnya dibandingkan dengan negara-negara yang lain. Walaupun saat ini sudah mulai terlihat adanya beberapa pergeseran nilai budaya kita yang berangsur mulai tergerus budaya asing.
Ada istilah, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, gotong royong, holobis kontol baris, dll. Yah, itulah salah satu hal yang saya rasakan ketika berada di suatu desa dimana saya dari kecil hingga SMA berada. Seberat apapun hidup seseorang yang tinggal disana terasa masih sangat terbantu dengan adanya tetangga yang hampir semuanya peduli dengan apa yang terjadi di sekitarnya. Ketika ada tetangga yang mengalami susah dalam kehidupan ekonominya, maka tetangga disekitarnya akan rela membantu dengan penuh keiklasan.
![]() |
| HUT RI ke 69 |
Mudah-mudahan budaya-budaya Indonesia yang adiluhung ini akan selalu terjaga dan selalu ada orang yang selalu peduli terhadap pelestarian budaya ini. Bahkan bukan hanya budaya yang berwujud fisik/ bangunan saja yang perlu dilestarikan ya sahabat?, peninggalan budaya yang berupa karakter positif lebih perlu untuk dijaga keberadaanya. Sehingga Indonesia, tetaplah Indonesia. Bukan Indonesia yang terkena virus budaya asing yang negatif.
Saya pun sebagai warga negara Indonesia tercinta ini sangat bangga dengan warisan budaya yang ada. Walaupun orang bilang negara kita belum dikategorikan negara maju, namun sejarah mencatat bahwa tidak akan lama umur sebuah negara yang maju, tanpa karakter warganya yang baik. Nilai-nilai budaya dan karakter inilah yang akan menguatkan sebuah negara dari akar dan menjadi pondasi yang kokoh.
Semangat dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 69, Rawe-rawe rantas, malang-malang putung. NKRI Harga mati. Merdekaa!!!

good saying
BalasHapusMY-Emily
bangkitlah wahai Indonesia ku, selamat ULTAH Indonesia
BalasHapus